Menteri BUMN Dahlan Iskan hari ini mengunjungi Universitas Muara
Bungo di Jambi. Dalam kunjungannya itu, Dahlan mendapatkan dukungan
untuk menjadi presiden dari mahasiswa-mahasiswa yang hadir dalam kuliah
umumnya.
Sebelum Dahlan memberikan kuliah umum, Rektor UMB Khairun A Roni
memberikan sambutannya mengenai gambaran kampus tersebut. Setelahnya,
pembina UMB Zulfikar Ahmad pun angkat bicara.
"Saya di Jakarta, sopir taksi, tukang ojek, juga di Bungo semuanya
membicarakan pak Dahlan. Dan saya mengajak semua yang hadir di sini
untuk meminta pak Dahlan maju sebagai presiden. Apa setuju?" Tanya dia
disambut dengan seruan jawaban setuju dan tepuk tangan dari para
mahasiswa yang hadir di pidato itu.
"Kalau begitu, ayo kita dukung sama-sama," imbuh dia seperti yang
dikutip dari keterangan tertulis yang diperoleh dari Kabag Humas
Kementerian BUMN Faisal Halimi kepada merdeka.com, Minggu (5/5).
Namun, Dahlan hanya menanggapi presentasi Rektor UMB yang
mengungkapkan keterbatasan fasilitas di universitas tersebut. Meski
begitu, dia mengaku UMB masih maksimal untuk urusan kualitas dengan
biaya kuliah yang murah yaitu Rp 650.000 per semester.
"Tidak ada orang lain yang lebih hebat memikirkan kemajuan daerah,
kecuali orang daerah itu sendiri. Karena orang lain sibuk memikirkan
daerah masing-masing. Oleh karena itu, masyarakat Muara (Bungo) harus
bangkit dan siap-siap untuk meraih kemajuan," ungkap Dahlan.
Komentar (0)